selamat lebaran semuanya :)

8:16 PM



SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1431 H
Mohon maaf lahir dan batin :)
maafkan segala ucapan dan tindakan ku yang kurang berkenanan ya,
semoga tidak terulang lagi. amin :)

sekedar informasi aja, kita sengaja berpose begitu supaya si foto ini dapat digunakan sebagai kartu ucapan lebaran di facebook. haha. 

Oke, ini adalah lebaran pertama saya di negri orang dan tanpa sanak saudara sedikit pun. Saya dan teman teman sempat bingung harus merayakanya seperti apa, karena kuliah nggak libur dan di daerah kami tidak ada kaum muslim yang mengadakan salat berjamaah (atau mungkin ada tapi kami tidak tahu). Maka kami memutuskan untuk merayakannya di kedutaan besar Indonesia. Awalnya mau sekalian takbiran di kedubes dan menginap di salah satu apartemen pejabat, tapi karena kami takut nanti bawaanya jadi ribet (perlu bawa sabun, baju ganti, dll) maka kami memutuskan malam takbiran tetap di dorm. Sempat kepikiran ke itaewon, dimana disana ada masjid terbesar di seoul, tapi mengingat waktu sudah malam dan besok kami harus bangun pagi, kami lagi lagi mengurungkan niat itu. Ya ya terkesan banyak alasan, tapi sungguh sebenarnya kami ingin. Semoga di hari  raya Qurban bisa disempatkan. amin :)

Salat Ied dimulai pada pukul 09.00, tapi pesan Tante Vina (salah satu pejabat disana) kita harus sampe kedubes antara pukul 07.30 - 08.30 supaya gampang mencari tempat salat, karena ada sekitar 2000 WNI yang melakukan salat berjamaah di gedung kedutaan. Oke,maka kamipun memutuskan untuk berangkat pukul 7 dari dorm. 

Tapi semua hanya mitos. haha. Saya dan room mate bangun terlambat, dengan kecepatan kilat kami siap-siap, dan pada kahirnya berangkat pada pukul 07.30. Unfortunately pagi itu hujan deras, sangat deras. Kami kewalahan berjalan dari dorm ke stasiun terdekat, angin yang berhembus pun sangat kencang. Bismillahirrahmanirrahim, lindungi kami Ya Allah :)

Sampai di stasiun kita dikejutkan dengan fenomena yang lupa kami perhitungkan, yaitu subway sangat sangat padat di pagi hari. Semua orang terburu-buru berangkat kerja maupun sekolah. Subway sering penuh, saya pun agak was-was juga ketika harus berdesakan, bukan takut copet, tapi takut bersenggolan yang bukan muhrim sehingga membatalkan wudu yang sudah dipersiapkan dari dorm. Lagi lagi bismillah :)

Kedubes Indonesia sangat jauh dari daerah saya menetap, sekitar 17 stasiun yang harus dilewati. hmm~
Dan karena belum hafalnya kami akan jalan ke kedubes, maka kami sempat salah turun di stasiun terakhir. Kami sudah coba tanya kesana kemari stasiun yang dekat dengan kedubes Indonesia tapi nggak ada yang tahu. Lalu kami ingat bahwa gedung kedubes dekat dengan KBS, kantor broadcasting paling terkenal se korea. 
"Maaf pak, apakah kreta ini ke KBS?"
"Oh yaya, cuma satu stasiun dari sini"
"Sebenarnya kita mau ke Indonesian embassy, bapak tahu dimana?"
"Wah nggak tau e mbak"
"Oh yaya tapi ini bener ke KBS tho pak"
"HO'o"
"maturnuwun pak"
Itulah percakapan kami dengan bapak bapak yang mau masuk kereta yang sama. Percakapan ini saya translate ke dalam bahasa gaul anak jogja, karena aslinya dia ngomong pake bahasa tubuh dan kami tetap pake bahasa inggris. Ya itulah cara kami berkomunikasi dengan masyarakat umum korea.

Tapi sepertinya kami salah turun di stasiun terakhir ini. Kami sudah mencari kesana kemari tapi tidak menemukan gedung KBS, daerah nya pun terasa sangat asing. Akhirnya kmaipun menanyakan kembali kepada bapak-bapak dimana si gedung KBS berada. "Oh tinggal lurus terus belok ke kanan aja mbak"
Dengan semangat 45 kami berjalan, waktu sudah menunjukkan pukul 08.35. Wow hurry up guys!!

Gedung KBS memang ketemu, tapi dimanakah gedung kedubes berada? Seharusnya dia berada di sebrang KBS. Hmm~ kami tetap berjalan di daerh asing. Layaknya orang kampung yang baru pertama kali menginjakkan kaki di Jakarta. Kami benar-benar hilang arah di antara gedung-gedung bertingkat, di antara berbagai gedung perusahaan ternama dunia. Jam sudah menunjukkan pukul 08.45. Karena panik, maka kami memutuskan untuk naik taxi. Untungnya si bapak sopir tahu dimana embassy kami berada. Kami ternyata benar-benar salah jalan, stasiun yang benar berarah ke utara sedangkan kami memilih stasiun yang ke selatan. Dan ternyata nya lagi, ada sekitar 3 gedung KBS di daerah itu. HAHAHA. giyembel sekali. Untung kita memutuskan naik taxi dan tidak meneruskan pencarian, bisa-bisa kami sampai embassy waktu Idul Adha. haha. Lebay.
*Sekedar informasi, taxi disini nyopirnya sama sekali enggak mulus, enjot2an, berasa kayak lagi di sopirin tukang ojek. HAHA :D

Kami sampai embassy benar-benar mepet dengan waktu salat. Udah hampir dimulai sepertinya. Bapak-bapak yang kami lewati pun tampak bt tempat salatnya kami injak injak. Ya saya pun akan begitu juga jika jadi dia. Tapi mau gimana lagi, kami memang harus melewati shaf bapaknya, karena dia berada di dekat pintu masuk gedung dimana wanita-wanita beribadah (lelaki di halaman luar dan perempuan di dalam). Begitu duduk di tempat yang sangat empet2an, salat langsung dimulai. Alhamdulillah, setidaknya kami tidak terlambat beribadah.

Kami di kedubes hanya salat, makan-makan, dan ngobrol-ngobrol dengan sesama WNI, sesama studet exchange, atau dengan pengurus ikatan mahasiswa disini. Sempat ngobrol dan berfiti juga dengan TKW yang kebetulan duduk disebelah saya waktu salat. Wah jangan mengunderestimate mereka dulu, TKI disini rata-rata sukses (menurut pekerja yang bertemu dengan saya dan teman), HP mereka bagus, baju mereka gaul, kamera SLR mereka keren keren dengan lensa yang panjangnya hampir sak teropong bintang dan rumah mereka di Indonesia termasuk rumah yang besar. Alhamdulillah, setidaknya mereka benar-benar sukses sesuai dengan keinginan saat pertama kali meniatkan diri bekerja jauh dari luar dan tidak terjadi kekerasan seperti yang sering kita dengar di TV. Ada satu hal yang membuat saya malu, mereka tidak bersedih disini. Sempat ada yang mengharu biru, tapi kemudian dihibur oleh teman sejawatnya "Jangan menangis mbak, lebaran tu harusnya senang-senang"
Saya tersentak. Saya sangat bersedih sedih tadi malam karena tidak dapat berkumpul dengan keluarga. Padahal apa yang saya rasakan tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan mereka. Kamu harus lebih membuka mata nabilla, ada langit di atas langit :)

Sebenarnya ada open house sehabis jumatan, tapi karena masih lama kami harus menunggu, maka kami memutuskan untuk belanja ke pasar tradisional terlebih dahulu. Sayang sesampainya disana hujan turun sangat deras, kami memutuskan beteduh di suatu toko alat tulis dan hiasan kamar. Hhh sepertinya kami salah masuk toko, barang-barang disana lucu-lucu. Iman kami tergoda untuk tidak membeli barang. Haha. Hujan tidak kunjung reda, maka kami memutuskan untuk pergi ke daerah lain untuk membeli payung. Setelah mencapai tujuan, kami memutuskan untuk pulang. Badan sudah lelah. Sudah sangat malas berurusan dengan hujan seharian.

Sayang lagi-lagi kami tersesat. Sudah bertanya kesana kemari juga tidak berhasil menemukan subway. Astaghfirullah, berikan kami kesabaran Allah :). Perjalanan yang cukup jauh, badan kami sudah tidak dapat mengkompromi. Tapi Alhamdulillah akhirnya ketemu. Dan ternyata kami berjalan sekitar satu stasiun dari stasiun seharusnya. Hmm~ sabar ya kaki :)

Sesampai di stasiun terakhir hujan lagi-lagi turun sangat deras. Lebih deras dari tadi pagi. Angin yang bertiup juga lebih kencang, payung berasa mau melayang-layang. Bismillah :) Kami sudah tidak peduli baju basah, sepatu kebanjiran, tas basah, kami hanya ingin pulang dan istirahat. Sempat mampir beli makan siang sebentar untuk dibawa pulang karena kami sudha benar-benar ingin pulang. Alhamdulillah akhirnya kami sampai di dormitory pada pukul (sekitar) 17.00.

Sebenarnya ada festival kembang api di Sungai Han, dan kami berencana berangkat pada pukul 18.00. Tapi mengingat tubuh sudah meronta ingin diistirahatkan dan diluar hujan sangat deras, kami memutuskan untuk tidak ikut dan tetap bersitirahat. Maka setelah saya mengurus kamar mandi yang mampet, salat, mencuci baju, dan makan siang, saya merebahkan badan di atas kasur. Alhamdulillah kegiatan lebaran pertama saya di negri orang sangat mengesankan. Selamat malam :)



susana salah satu tempat para wanita beribadah


saya dan mbak citra yang baik hati


saya dan si Ibu TKI yang saya ceritakan


suasan embassy di luar


antri makanan :D


menu yang di dapat :D

jajanan yang kami coba, di beli di subway.
sumpah enak bangeeet. haha :D

You Might Also Like

1 komentar

  1. i love your dress in this post nabil...
    you look soooo beautiful nabilla..:)

    ReplyDelete

Followers