Waktu dan Meja Makan

1:16 AM

Malam ini, sesampainya di rumah dari rapat KKN dan mengerjakan tugas di kampus saya langsung menyambar makanan di meja makan. Makanan yang disajikan tetap sama enaknya, lauk pauk yang ditawarkan tetap sama sehatnya, tapi suasana terasa berbeda dari biasanya. Untuk pertama kalinya saya merasakan kesepian makan sendirian.

Ayah saya bekerja di luar pulau, kakak saya magang di luar kota, dan adik saya kuliah di luar negri, hingga tinggalah saya dan ibu saya di rumah berdua. Kami berdua pun tidak selalu menghabiskan nasi di meja dan waktu yang sama. Kesibukan perkuliahan menyebabkan saya harus pulang di atas jam makan malam. Hingga kami sering hanya bertemu ketika pagi hari saat saya akan mulai beraktivitas.

Sebenarnya ini sudah menjadi hal biasa, tapi tidak untuk kali ini. Di saat ayah dan adik saya sedang kembali ke rumah, saya justru tidak dapat duduk bersama untuk sekedar duduk dan menghabiskan makan malam. Seolah ada lonceng berdentang dengan keras, saya disadarkan bahwa ada deadline penting yang saya lewatkan, bukan deadline tugas ataupun deadline proposal KKN, tapi deadline kepulangan adik saya ke negara dia belajar dan ayah saya ke kota beliau bekerja. Saya tersadar bahwa hanya ada waktu kurang dari satu minggu untuk memusikkan sendok dengan garpu, yang diiringi obrolan kejadian hari ini. Setelah itu, entah kapan saya dapat berkumpul dengan lengkap kembali, entah 6 bulan? 8 bulan? atau 1 tahun?

Sekarang saya tahu, kenapa ayah saya selalu menuntut makan bersama ketika beliau pulang....



........karena waktu memberhalakan kebersamaan



You Might Also Like

0 komentar

Followers